Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami |
Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-) |
Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-) |
Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-) |
Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami |
1. Pengertian Determiner
Determiner (kata penentu) adalah kata yang diletakkan sebelum noun (kata benda) untuk memberikan informasi tentang jumlah, kepemilikan, identitas, kepastian, maupun kuantitas dari kata benda tersebut. Determiner merupakan salah satu unsur penting dalam tata bahasa Inggris karena hampir semua countable noun membutuhkan determiner ketika digunakan dalam bentuk tunggal.
Secara lebih teknis, determiner adalah kata atau kelompok kata yang ditempatkan di depan kata benda (noun) untuk memberikan informasi tambahan mengenai kata benda tersebut. Informasi yang diberikan dapat berupa kepastian (definiteness), jumlah (quantity), kepemilikan (possession), lokasi (proximity), pilihan (selection), identitas (identity), maupun distribusi (distribution). Dengan kata lain, determiner berfungsi sebagai penentu atau pembatas makna noun, sehingga pendengar atau pembaca dapat memahami dengan lebih jelas benda atau orang yang dimaksud.
Dalam tata bahasa Inggris, determiner termasuk bagian penting dari noun phrase (frasa benda). Sebuah noun phrase sering kali diawali oleh determiner sebelum diikuti oleh adjective (kata sifat) dan noun (kata benda), dengan pola umum: Determiner + Adjective + Noun. Sebagai contoh: a beautiful flower, the old house, my new laptop, several interesting books. Pada contoh-contoh tersebut, determiner membantu memperjelas noun yang mengikutinya.
Dalam bahasa Indonesia, kita dapat mengatakan "Saya membeli buku" dan kalimat tersebut sudah dianggap lengkap meskipun tidak ada kata penentu. Namun, dalam bahasa Inggris kita tidak bisa selalu mengatakan I bought book karena kalimat tersebut tidak benar. Kata book adalah countable noun dalam bentuk tunggal sehingga memerlukan determiner. Kalimat yang benar adalah I bought a book, I bought the book, I bought my book, atau I bought that book. Dengan demikian, determiner menjadi salah satu unsur yang membuat struktur kalimat bahasa Inggris menjadi gramatikal.
Secara linguistik, determiner adalah unsur yang memperkenalkan noun, membatasi ruang lingkup noun, menjelaskan referensi noun, dan membantu menunjukkan apakah noun bersifat umum atau khusus. Determiner menjawab pertanyaan seperti "Buku yang mana?", "Milik siapa?", "Berapa banyak?", "Yang ini atau yang itu?", dan "Apakah sudah diketahui atau belum?". Memahami konsep determiner merupakan dasar penting dalam membentuk noun phrase dan menyusun kalimat bahasa Inggris yang alami, jelas, dan sesuai dengan kaidah gramatikal.
2. Fungsi Determiner
Fungsi utama determiner adalah menentukan, membatasi, dan memperjelas makna suatu kata benda (noun). Dengan adanya determiner, pembicara atau penulis dapat memberikan informasi yang lebih spesifik mengenai benda, orang, tempat, hewan, atau konsep yang sedang dibicarakan. Tanpa determiner, makna suatu noun sering kali menjadi kurang jelas atau bahkan tidak gramatikal, terutama pada countable noun dalam bentuk tunggal.
Salah satu fungsi terpenting determiner adalah menunjukkan apakah suatu noun sudah diketahui (definite) atau belum diketahui (indefinite) oleh pembicara dan pendengar. Ketika benda yang dimaksud sudah jelas atau telah disebutkan sebelumnya, digunakan determiner the, seperti dalam kalimat I saw the teacher this morning (guru yang dimaksud sudah diketahui). Sebaliknya, ketika benda belum diketahui secara khusus, digunakan a atau an, seperti I bought a laptop (sebuah laptop yang belum diketahui mana). Perbandingannya adalah antara I saw a dog (seekor anjing yang belum spesifik) dan I saw the dog (anjing tertentu yang sudah diketahui).
Fungsi kedua adalah menunjukkan jumlah (quantity). Determiner seperti many, much, several, some, few, little, enough, all, dan both memberikan informasi mengenai banyaknya benda. Sebagai contoh: many students attended the seminar (banyak), few people understood the lesson (sedikit), several people were waiting (beberapa), dan we have enough food (cukup). Masing-masing determiner memberikan informasi jumlah yang berbeda.
Selain itu, determiner juga berfungsi menunjukkan kepemilikan melalui possessive determiners seperti my, your, his, her, its, our, dan their. Contohnya: my house, your phone, her bag, our school, their company. Determiner juga menunjukkan kedekatan atau jarak (proximity) melalui demonstrative determiners, di mana this (tunggal) dan these (jamak) digunakan untuk benda yang dekat, sedangkan that (tunggal) dan those (jamak) untuk benda yang jauh.
Fungsi-fungsi lain dari determiner meliputi menunjukkan distribusi (each, every, either, neither), menunjukkan pilihan (which), menunjukkan pertanyaan (what, which, whose), menunjukkan keseluruhan (all, both, whole), menunjukkan sebagian (some, half, most), serta menunjukkan bilangan (one, two, first, second). Fungsi determiner jauh lebih luas daripada sekadar "kata yang berada di depan noun". Determiner berperan penting dalam menentukan referensi, memperjelas identitas, menyatakan jumlah, menggambarkan kedekatan, memilih objek tertentu, serta mengurangi ambiguitas dalam komunikasi. Dengan kata lain, penggunaan determiner yang tepat membuat kalimat bahasa Inggris menjadi lebih jelas, akurat, alami, dan sesuai dengan aturan tata bahasa sehingga pesan yang disampaikan dapat dipahami dengan tepat oleh pendengar atau pembaca.
3. Jenis-Jenis Determiner
Determiner dalam bahasa Inggris terdiri atas beberapa jenis yang masing-masing memiliki fungsi dan aturan penggunaan yang berbeda. Secara umum, para ahli tata bahasa mengelompokkan determiner menjadi beberapa kategori utama, yaitu articles, demonstratives, possessives, quantifiers, distributives, interrogatives, numerals, predeterminers, dan genitive determiners.
Articles (Kata Sandang) adalah determiner yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Articles terdiri atas tiga kata: a, an, dan the. Indefinite articles a dan an digunakan ketika noun belum diketahui secara khusus. Artikel a digunakan sebelum kata yang diawali bunyi konsonan (a book, a cat, a university — karena university dibunyikan /juː/), sedangkan an digunakan sebelum kata yang diawali bunyi vokal (an apple, an umbrella, an hour — karena h tidak dibunyikan). Definite article the digunakan ketika noun sudah jelas atau spesifik, seperti the sun, the president, the teacher.
Demonstrative Determiners digunakan untuk menunjukkan jarak atau posisi suatu benda terhadap pembicara. Terdapat empat demonstrative determiners: this (tunggal, dekat), that (tunggal, jauh), these (jamak, dekat), dan those (jamak, jauh). Contohnya: this chair is comfortable, that mountain is beautiful, these flowers smell nice, those children are playing.
Possessive Determiners menunjukkan kepemilikan dan terdiri atas: my, your, his, her, its, our, dan their. Contoh penggunaannya: my brother is a teacher, their parents live in Jakarta. Penting diingat bahwa possessive determiner berbeda dari possessive pronoun. My adalah determiner (diletakkan sebelum noun), sedangkan mine adalah pronoun (berdiri sendiri).
Quantifying Determiners (Quantifiers) digunakan untuk menunjukkan jumlah atau kuantitas. Quantifiers yang umum antara lain some, any, many, much, few, a few, little, a little, several, enough, plenty of, a lot of, lots of, dan no. Penggunaannya bergantung pada jenis noun (countable atau uncountable) dan jenis kalimat (positif, negatif, atau tanya).
Numeral Determiners meliputi cardinal numbers (one, two, three) yang menunjukkan jumlah, dan ordinal numbers (first, second, third) yang menunjukkan urutan. Contoh: three students won the competition, the first chapter is easy.
Distributive Determiners digunakan untuk menunjukkan setiap anggota kelompok, terdiri atas each (masing-masing, satu per satu), every (setiap, seluruh kelompok), either (salah satu dari dua), dan neither (tidak satu pun dari dua). Contoh: each student received a certificate, every child needs love, either answer is acceptable, neither student passed.
Interrogative Determiners digunakan dalam kalimat tanya, terdiri atas what (apa), which (yang mana), dan whose (milik siapa). Contoh: what book are you reading?, which movie do you like?, whose bag is this?
Predeterminers adalah kata yang muncul sebelum determiner utama (central determiner) dan memodifikasi keseluruhan noun phrase. Contoh predeterminers: all, both, half, double, such, what, rather. Penggunaannya: all my friends, both the students, half the cake, such a pity, what a beautiful day.
Genitive Determiners menunjukkan kepemilikan menggunakan apostrof ('s) atau apostrof setelah bentuk jamak. Contoh: John's car, Mary's bag, the teacher's office, the students' classroom.
Selain itu, terdapat pula Universal Determiners (all, every, each, whole) yang menunjukkan keseluruhan kelompok, Negative Determiners (no, neither) yang menunjukkan ketiadaan, dan Partitive Determiners (some, half, most, enough) yang menunjukkan sebagian dari keseluruhan. Memahami perbedaan dan aturan penggunaan setiap jenis determiner akan membantu penutur menghasilkan kalimat bahasa Inggris yang lebih tepat, jelas, dan sesuai dengan kaidah tata bahasa.
4. Urutan Determiner
Salah satu aspek penting dalam penggunaan determiner adalah urutannya (order of determiners). Meskipun terdapat berbagai jenis determiner, tidak semua determiner dapat digunakan secara bersamaan, dan jika beberapa determiner digunakan dalam satu frasa benda (noun phrase), urutannya harus mengikuti aturan tata bahasa Inggris. Secara umum, determiner menempati posisi paling depan dalam noun phrase, yaitu sebelum adjective dan noun.
Urutan lengkap determiner dalam bahasa Inggris adalah: Predeterminer → Central Determiner → Postdeterminer → Adjective → Noun.
Predeterminer berada paling depan dan memodifikasi keseluruhan noun phrase. Contohnya: all, both, half, double, such, what, rather. Penggunaan: all my books, both the students, half the cake, such a beautiful day.
Central determiner adalah inti penentu noun dan biasanya hanya satu yang digunakan dalam satu noun phrase. Central determiners mencakup articles (a, an, the), demonstratives (this, that, these, those), possessives (my, your, his, her, our, their, its), dan genitives (John's, Mary's).
Postdeterminer berada setelah central determiner tetapi sebelum adjective dan noun. Contoh postdeterminer: one, two, three, first, second, many, several, few, little. Penggunaannya: my three sisters, the first chapter, the many opportunities.
Contoh kalimat lengkap yang menggunakan kombinasi urutan ini: All my three beautiful books (Predeterminer: all; Central Determiner: my; Postdeterminer: three; Adjective: beautiful; Noun: books). Contoh lain: Both the young athletes (Predeterminer: both; Central Determiner: the; Adjective: young; Noun: athletes).
Aturan yang paling penting adalah dua central determiner umumnya tidak boleh muncul bersama karena keduanya memiliki fungsi yang sama sebagai penentu utama noun. Oleh karena itu, bentuk seperti the my book, my this bag, a that house, dan this the teacher adalah salah. Setiap noun phrase hanya memiliki satu central determiner. Sebaliknya, predeterminer dapat mendahului central determiner, seperti all my friends (benar) dan my all friends (salah). Memahami urutan ini membantu penutur menyusun frasa benda yang gramatikal, jelas, dan alami.
5. Determiner pada Countable dan Uncountable Nouns
Salah satu aturan terpenting dalam penggunaan determiner adalah menyesuaikannya dengan jenis kata benda (noun). Dalam bahasa Inggris, noun dibagi menjadi dua kelompok utama, yaitu countable nouns (kata benda yang dapat dihitung) dan uncountable nouns (kata benda yang tidak dapat dihitung). Perbedaan ini sangat memengaruhi pemilihan determiner yang tepat.
Countable nouns adalah kata benda yang dapat dihitung jumlahnya dan memiliki bentuk tunggal (singular) dan jamak (plural). Contohnya: book → books, student → students, car → cars. Karena dapat dihitung, kita dapat mengatakan one book, two books, many students. Countable noun dalam bentuk tunggal hampir selalu memerlukan determiner: a cat, an elephant, the teacher, this book, each student, every child. Tanpa determiner, kalimat menjadi tidak gramatikal, seperti I have book (salah) yang seharusnya I have a book.
Uncountable nouns adalah kata benda yang tidak dapat dihitung secara langsung sebagai satuan individu. Kata benda ini biasanya dianggap sebagai massa, zat, konsep, atau kumpulan sehingga tidak memiliki bentuk jamak dalam penggunaan umum. Contohnya: water, milk, sugar, rice, furniture, information, advice, money, equipment, luggage. Kita tidak mengatakan one water, two informations, atau three furnitures. Sebaliknya, kita menggunakan satuan atau measure words, misalnya a glass of water, a piece of information, a piece of advice.
Uncountable nouns tidak dapat menggunakan artikel a atau an. Jadi, bentuk seperti a water, an information, a furniture, an advice adalah salah. Yang benar adalah some water, much information, little furniture, enough advice. Beberapa determiner hanya cocok untuk countable nouns (a, an, many, few, a few, several, each, every), beberapa hanya untuk uncountable nouns (much, little, a little, less), sementara yang lain dapat digunakan untuk keduanya (the, this, that, some, any, no, enough, my, your).
Karena uncountable noun tidak dapat dihitung secara langsung, kita menggunakan measure words: a glass of water, a bottle of milk, a loaf of bread, a piece of information, a piece of advice, a bag of rice, a sheet of paper. Pemilihan determiner yang tepat bergantung pada apakah noun tersebut countable atau uncountable, serta apakah berbentuk singular atau plural. Memahami hubungan antara jenis noun dan determiner akan membantu menghasilkan kalimat bahasa Inggris yang lebih tepat, alami, dan sesuai dengan kaidah tata bahasa.
6. Determiner pada Singular dan Plural Nouns
Salah satu aspek yang sangat penting dalam penggunaan determiner adalah kesesuaiannya dengan jumlah (number) dari kata benda (noun). Dalam tata bahasa Inggris, noun dibedakan menjadi singular (tunggal) dan plural (jamak). Tidak semua determiner dapat digunakan untuk kedua bentuk tersebut, sehingga memahami hubungan antara determiner dan bentuk singular/plural sangat penting agar kalimat menjadi benar secara gramatikal.
Singular noun menunjukkan satu benda atau orang, contohnya: book, car, student, teacher, house. Determiner yang digunakan dengan singular nouns antara lain: articles (a, an, the), demonstratives (this, that), possessives (my, your, his, her), dan distributives (each, every, either, neither). Contoh: a cat, an elephant, the teacher, this book, my laptop, each student, every child.
Plural noun menunjukkan lebih dari satu benda atau orang, contohnya: books, cars, students, teachers. Determiner yang hanya digunakan untuk plural nouns antara lain: many, few, a few, several, these, those, both, numerous. Contoh: many books, few people, these students, those houses, both girls, several teachers.
Beberapa determiner bersifat fleksibel dan dapat digunakan dengan noun tunggal maupun jamak, yaitu: the (the teacher / the teachers), my, your, our, their (my friend / my friends), some, any (dalam konteks tertentu). Penting juga diingat bahwa karena determiner menentukan bentuk noun, noun tersebut juga memengaruhi bentuk verb. Contoh: This book is interesting (singular verb), These books are interesting (plural verb), Every student has homework, Many students have homework.
Kesalahan yang sering terjadi berkaitan dengan singular dan plural: this books (salah, harusnya these books), these book (salah, harusnya this book), many student (salah, harusnya many students), every students (salah, harusnya every student), dan each books (salah, harusnya each book). Determiners seperti a, an, this, that, each, dan every selalu diikuti singular noun, sedangkan these, those, many, few, several, dan both selalu diikuti plural noun.
7. Penggunaan Some dan Any
Some dan any merupakan dua quantifying determiners (kata penentu kuantitas) yang paling sering digunakan dalam bahasa Inggris. Keduanya berfungsi untuk menunjukkan jumlah yang tidak pasti (an indefinite quantity), baik pada countable nouns maupun uncountable nouns. Meskipun sama-sama dapat diartikan sebagai "beberapa", "sejumlah", "ada", "apa pun", atau "sedikit", penggunaan some dan any tidak dapat dipertukarkan secara sembarangan.
Some adalah determiner yang menunjukkan jumlah yang tidak pasti tetapi ada. Penggunaan utamanya adalah dalam kalimat positif (I bought some books yesterday, We need some water), dalam penawaran (Would you like some tea? Can I get you some coffee?), dan dalam permintaan (Could you lend me some money? May I have some water?). Dalam situasi penawaran dan permintaan, penggunaan some terdengar lebih sopan dan alami daripada any. Some juga dapat digunakan untuk menunjukkan seseorang atau sesuatu yang tidak dikenal secara spesifik, seperti Some man called you (ada seorang pria meneleponmu).
Any biasanya digunakan dalam kalimat negatif (I don't have any money, There isn't any milk), kalimat tanya (Do you have any questions? Is there any water?), kalimat bersyarat (If you need any help, call me), serta kalimat yang bermakna "apa saja" atau "siapa saja" (You may choose any book, Take any seat, Anyone can join). Meskipun pertanyaan biasanya menggunakan any, terdapat pengecualian penting: some digunakan dalam pertanyaan ketika pembicara menawarkan sesuatu, meminta sesuatu, atau memperkirakan jawaban "ya".
Perbedaan dasar antara keduanya adalah: some umumnya digunakan dalam kalimat positif dan menunjukkan bahwa sesuatu memang ada, sedangkan any umumnya digunakan dalam kalimat negatif dan pertanyaan untuk menanyakan atau menyangkal keberadaan sesuatu. Keduanya dapat digunakan dengan countable plural nouns (some books, any books) maupun uncountable nouns (some water, any water). Kesalahan umum yang sering dilakukan antara lain: I don't have some money (salah, harusnya any money), Do you have some books? (salah dalam pertanyaan biasa, harusnya any books), Would you like any coffee? (salah dalam konteks penawaran, harusnya some coffee).
8. Penggunaan Few dan A Few
Few dan a few merupakan quantifying determiners yang digunakan untuk menunjukkan jumlah yang sedikit pada countable nouns (kata benda yang dapat dihitung) dalam bentuk jamak (plural). Sekilas, kedua kata ini tampak memiliki arti yang sama karena sama-sama diterjemahkan sebagai "sedikit" atau "beberapa". Namun, dalam tata bahasa Inggris terdapat perbedaan makna yang sangat penting: few memiliki makna negatif, yaitu jumlahnya sangat sedikit atau hampir tidak ada, sedangkan a few memiliki makna positif, yaitu masih ada beberapa atau jumlahnya cukup.
Few berarti sedikit sekali, hampir tidak ada, atau tidak cukup. Few menunjukkan bahwa jumlah sesuatu lebih sedikit daripada yang diharapkan atau dibutuhkan. Contoh: Few students attended the lecture (hanya sedikit siswa yang menghadiri kuliah dan jumlah itu dianggap kurang), Few people know the answer (hampir tidak ada orang yang tahu jawabannya).
A few berarti beberapa, ada sedikit, atau masih ada sejumlah kecil. A few menunjukkan bahwa jumlah memang sedikit, tetapi masih dianggap cukup atau memadai. Contoh: A few students attended the lecture (beberapa siswa menghadiri kuliah, jumlahnya sedikit tetapi tetap ada), I have a few questions (saya masih memiliki beberapa pertanyaan).
Ilustrasi yang membantu memahaminya: bayangkan terdapat 100 siswa. Few students passed the exam berarti mungkin hanya 3 atau 4 orang yang lulus, dan jumlah itu dianggap mengecewakan. A few students passed the exam berarti mungkin tetap hanya 3 atau 4 orang yang lulus, tetapi fokusnya adalah masih ada yang berhasil lulus. Perbedaannya bukan pada angka pasti, melainkan pada cara pembicara memandang jumlah tersebut.
Penting diingat bahwa few dan a few hanya digunakan dengan countable plural nouns. Kesalahan umum adalah menggunakan few water (salah, harusnya little water karena water uncountable), a few information (salah, harusnya a little information), atau few student (salah, harusnya few students). Untuk uncountable nouns, pasangan yang setara adalah little dan a little.
9. Penggunaan Little dan A Little
Little dan a little merupakan quantifying determiners yang digunakan untuk menunjukkan jumlah yang sedikit pada uncountable nouns (kata benda yang tidak dapat dihitung). Keduanya merupakan pasangan dari few dan a few, tetapi digunakan untuk jenis noun yang berbeda (few/a few untuk countable nouns jamak, little/a little untuk uncountable nouns).
Perbedaan yang paling penting adalah: little memiliki makna negatif, yaitu hampir tidak ada atau tidak cukup, sedangkan a little memiliki makna positif, yaitu masih ada sedikit atau cukup. Meskipun hanya berbeda satu artikel a, makna yang dihasilkan berubah secara signifikan.
Little menunjukkan bahwa jumlah suatu benda sangat sedikit atau hampir tidak ada. Contoh: There is little water in the bottle (air di dalam botol hampir habis, dan jumlah itu dianggap tidak mencukupi), Little time remained (waktu yang tersisa hampir habis), Little information was available (informasi yang tersedia sangat sedikit).
A little menunjukkan bahwa jumlah memang sedikit, tetapi masih ada dan biasanya masih cukup untuk kebutuhan tertentu. Contoh: There is a little water in the bottle (masih ada sedikit air di dalam botol — nuansa positif), I need a little sugar (saya membutuhkan sedikit gula), She has a little experience (dia memiliki sedikit pengalaman).
Ilustrasi sederhana: bayangkan satu gelas air. Little water berarti airnya hampir habis dan tidak cukup untuk diminum. A little water berarti masih ada sedikit air dan masih bisa diminum. Jumlahnya mungkin sama, tetapi sudut pandang pembicara berbeda. Little dan a little hanya digunakan dengan uncountable nouns. Kesalahan umum: little books (salah, harusnya few books), a little students (salah, harusnya a few students), few water (salah, harusnya little water). Ringkasan perbandingan keempat quantifier ini: few (countable plural, hampir tidak ada), a few (countable plural, ada beberapa), little (uncountable, hampir tidak ada), a little (uncountable, ada sedikit).
10. Perbedaan Each dan Every
Each dan every merupakan distributive determiners (kata penentu distributif) yang digunakan untuk menunjukkan setiap anggota dalam suatu kelompok. Keduanya sama-sama sering diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia sebagai "setiap", sehingga banyak pembelajar menganggap keduanya memiliki fungsi yang sama. Padahal, dalam tata bahasa Inggris terdapat perbedaan yang cukup penting dalam hal fokus makna, ukuran kelompok, penekanan, struktur kalimat, serta situasi penggunaannya.
Each adalah determiner yang menekankan setiap individu secara terpisah dalam suatu kelompok. Ketika menggunakan each, perhatian pembicara diarahkan kepada setiap anggota satu per satu, bukan kelompok secara keseluruhan. Contoh: Each student received a certificate (setiap siswa secara individual menerima sertifikat), Each child has a different talent (fokusnya adalah pada setiap anak secara individual). Each lebih umum digunakan untuk kelompok kecil, kelompok yang anggotanya jelas, atau ketika jumlah anggotanya diketahui. Each juga dapat diikuti oleh of + the/these/those/my/you/them, seperti Each of the students, Each of my friends, Each of us.
Every adalah determiner yang menunjukkan semua anggota dalam kelompok sebagai satu kesatuan. Meskipun diterjemahkan sebagai "setiap", fokusnya bukan pada individu, melainkan pada keseluruhan kelompok. Contoh: Every student must wear a uniform (semua siswa wajib memakai seragam, perhatian diarahkan pada seluruh kelompok), Every citizen has rights (setiap warga negara). Every lebih umum digunakan untuk kelompok besar, kelompok yang tidak disebut jumlahnya, atau kelompok umum. Every juga jauh lebih sering digunakan untuk menunjukkan frekuensi waktu: every day, every week, every month, every morning. Penting diingat bahwa every tidak dapat langsung diikuti oleh of (bentuk every of the students adalah salah; yang benar adalah every one of the students).
Baik each maupun every selalu diikuti oleh countable singular noun dan singular verb. Contoh yang benar: Each student has a locker, Every child needs love. Kesalahan umum: each students (salah), every students (salah), each student have (salah), every student need (salah). Perbedaan ringkasnya: each menekankan individu satu per satu (one by one), sedangkan every menekankan keseluruhan kelompok (all together).
11. Perbedaan This dan These
This dan these merupakan demonstrative determiners (kata penentu demonstratif) yang digunakan untuk menunjukkan atau menunjuk seseorang, benda, tempat, atau gagasan. Keduanya termasuk determiner karena ditempatkan sebelum noun untuk memperjelas benda mana yang dimaksud oleh pembicara. Perbedaan utama antara this dan these terletak pada jumlah (number) dari noun yang mengikutinya, di mana keduanya sama-sama menunjukkan bahwa benda yang dimaksud berada dekat dengan pembicara, baik secara fisik maupun secara waktu atau konteks.
This berarti "ini" dan digunakan untuk menunjukkan satu benda atau satu orang yang berada dekat dengan pembicara. Strukturnya adalah This + Singular Noun. Contoh: this book, this chair, this student, this computer. Kalimat: This book is interesting (buku ini menarik), This car belongs to my father (mobil ini milik ayah saya). This juga digunakan untuk menunjukkan waktu yang dekat dengan saat berbicara: this morning, this afternoon, this week, this month, this year.
These berarti "ini" (jamak) dan digunakan untuk menunjukkan lebih dari satu benda atau orang yang berada dekat dengan pembicara. Strukturnya adalah These + Plural Noun. Contoh: these books, these chairs, these students, these computers. Kalimat: These books are expensive (buku-buku ini mahal), These flowers smell wonderful (bunga-bunga ini harum). These digunakan untuk periode jamak: these days, these weeks, these years.
Karena this menunjukkan noun tunggal, verb yang digunakan juga tunggal (This book is useful, This student works hard), sedangkan these diikuti plural verb (These books are useful, These students work hard). Kesalahan umum: this books (salah, harusnya these books), these book (salah, harusnya this book), this students (salah, harusnya these students), these computer is new (salah, harusnya this computer is new). Tabel perbandingan keempat demonstrative determiners: this (singular, dekat), these (plural, dekat), that (singular, jauh), those (plural, jauh).
12. Perbedaan That dan Those
That dan those merupakan demonstrative determiners yang digunakan untuk menunjukkan benda, orang, tempat, hewan, atau gagasan yang berada jauh dari pembicara, baik secara fisik, waktu, maupun konteks pembicaraan. Keduanya berbeda dari this dan these yang menunjukkan sesuatu yang dekat. Perbedaan antara that dan those terletak pada jumlah noun yang mengikutinya.
That berarti "itu" dan digunakan untuk menunjukkan satu benda atau satu orang yang letaknya jauh dari pembicara. Strukturnya adalah That + Singular Noun. Contoh: that house, that car, that boy, that mountain. Kalimat: That house is very old (rumah itu sangat tua), That girl is my cousin (gadis itu adalah sepupu saya). That juga dapat menunjukkan waktu yang telah lewat atau lebih jauh dari waktu sekarang: that day, that night, that year, that time.
Those berarti "itu" (jamak) dan digunakan untuk menunjukkan lebih dari satu benda atau orang yang berada jauh dari pembicara. Strukturnya adalah Those + Plural Noun. Contoh: those houses, those cars, those students, those trees. Kalimat: Those houses are expensive (rumah-rumah itu mahal), Those students are studying (siswa-siswa itu sedang belajar). Those digunakan untuk periode jamak di masa lalu: those days, those years, those times.
Selain jarak fisik, that dan those juga dapat menunjukkan jarak psikologis, waktu, atau konteks. Misalnya: That day changed my life (hari itu, di masa lalu), Those years were unforgettable (tahun-tahun itu, di masa lalu), That idea is interesting (mengacu pada ide yang telah disebutkan sebelumnya). Karena that menunjukkan noun tunggal, verb yang digunakan juga tunggal (That book is mine), sedangkan those diikuti plural verb (Those books are mine). Kesalahan umum: that books (salah, harusnya those books), those book (salah, harusnya those books), that cars are expensive (salah, harusnya those cars are expensive).
13. Kesalahan Umum (Common Mistakes) dalam Penggunaan Determiner
Salah satu kesulitan terbesar bagi pembelajar bahasa Inggris adalah menggunakan determiner secara tepat. Kesalahan pada determiner sering terjadi karena dalam bahasa Indonesia tidak terdapat sistem artikel (a, an, the) seperti dalam bahasa Inggris. Selain itu, perbedaan antara countable–uncountable nouns, singular–plural nouns, serta berbagai jenis determiner lainnya sering menyebabkan kekeliruan.
Kesalahan paling umum pertama adalah tidak menggunakan determiner pada countable singular nouns. Contoh: I bought book yesterday (salah, harusnya I bought a book), Teacher is absent (salah, harusnya The teacher is absent). Hampir semua countable singular noun harus memiliki determiner.
Kesalahan kedua adalah menggunakan "a" atau "an" pada uncountable nouns. Contoh: a water, an information, a furniture, an advice adalah salah. Yang benar adalah some water, some information, some furniture, some advice. Kesalahan ketiga adalah menggunakan determiner yang tidak sesuai dengan jenis noun: much books (salah, harusnya many books) dan many water (salah, harusnya much water).
Kesalahan keempat adalah menggunakan determiner yang tidak sesuai dengan singular atau plural: this books (salah, harusnya these books), these book (salah, harusnya this book), that cars (salah, harusnya those cars). Kesalahan kelima adalah menggunakan dua central determiners sekaligus: the my book, this my bag, a that house adalah semua salah karena dalam satu noun phrase hanya boleh ada satu central determiner.
Kesalahan keenam adalah salah menggunakan a dan an berdasarkan huruf, bukan bunyi: a apple (salah, harusnya an apple karena bunyi vokal), an university (salah, harusnya a university karena bunyi /juː/), a hour (salah, harusnya an hour karena h tidak dibunyikan). Kesalahan lainnya meliputi: every students (salah, harusnya every student), each students (salah), few water (salah, harusnya little water), little books (salah, harusnya few books), a few money (salah, harusnya a little money), I don't have some money (salah, harusnya any money), dan John car (salah, harusnya John's car).
Sebelum memilih determiner, ada baiknya bertanya: Apakah noun ini countable atau uncountable? Apakah noun ini singular atau plural? Apakah benda tersebut spesifik atau umum? Apakah menunjukkan kepemilikan? Apakah sudah ada central determiner? Dengan memahami aturan dasar mengenai jumlah, jenis noun, serta fungsi masing-masing determiner, kesalahan-kesalahan tersebut dapat dihindari sehingga kalimat menjadi lebih tepat, alami, dan sesuai dengan tata bahasa Inggris.
14. Tips Menggunakan Determiner dengan Benar
Menggunakan determiner dengan benar merupakan salah satu kunci untuk membentuk kalimat bahasa Inggris yang gramatikal, jelas, dan alami. Agar lebih mudah memahami penggunaannya, berikut adalah berbagai tips praktis yang dapat diterapkan.
Langkah pertama: Kenali jenis noun terlebih dahulu. Sebelum memilih determiner, tanyakan apakah noun tersebut countable atau uncountable, dan apakah singular atau plural. Countable nouns dapat menggunakan a, an, many, few, several, sedangkan uncountable nouns menggunakan much, little, a little, some.
Gunakan "a" dan "an" berdasarkan bunyi, bukan huruf. Gunakan a jika bunyi awal konsonan (a book, a university, a European country) dan an jika bunyi awal vokal (an apple, an umbrella, an hour, an honest person).
Gunakan "the" hanya jika noun bersifat spesifik. Hindari penggunaan the secara berlebihan. Dogs are loyal (anjing secara umum) berbeda dari The dogs in my house are loyal (anjing-anjing tertentu).
Bedakan determiner berdasarkan countable–uncountable: many untuk countable, much untuk uncountable; few untuk countable, little untuk uncountable; a few untuk countable, a little untuk uncountable.
Gunakan some dan any dengan tepat: some untuk kalimat positif, penawaran, dan permintaan; any untuk kalimat negatif, pertanyaan, conditional, dan makna "apa saja".
Pahami perbedaan few–a few dan little–a little: few/little (nuansa negatif, hampir tidak ada) versus a few/a little (nuansa positif, masih ada beberapa/sedikit).
Gunakan this–these dan that–those sesuai jumlah dan jarak: this/that untuk singular, these/those untuk plural; this/these untuk benda dekat, that/those untuk benda jauh.
Jangan gunakan dua central determiners bersamaan. Satu noun phrase hanya memiliki satu central determiner. The my book, this my house adalah salah.
Gunakan every dan each dengan singular noun: every student dan each child (bukan every students atau each students).
Sesuaikan verb dengan noun setelah determiner: This book is, These books are, Every student has, Many students have.
Hafalkan kolokasi yang umum: a cup of tea, a piece of advice, a piece of information, a bottle of water, every day, each student, many people, much money, some water, a little sugar, a few books. Menghafal kolokasi membantu menggunakan determiner secara lebih alami.
Penggunaan determiner yang benar bergantung pada jenis noun (countable atau uncountable), jumlah noun (singular atau plural), tingkat kepastian (definite atau indefinite), kepemilikan, kuantitas, serta konteks kalimat. Dengan memahami aturan tata bahasa dan berlatih secara konsisten melalui perbandingan contoh dan kolokasi umum, penggunaan determiner akan menjadi lebih alami, akurat, dan sesuai dengan kaidah bahasa Inggris.
Kesimpulan
Determiner merupakan elemen penting dalam bahasa Inggris yang berfungsi memberikan informasi mengenai identitas, jumlah, kepemilikan, lokasi, atau tingkat kepastian suatu kata benda. Determiner mencakup berbagai jenis, mulai dari articles (a, an, the), demonstratives (this, that, these, those), possessives (my, your, his, her, our, their, its), quantifiers (some, any, many, much, few, little, several, enough), numbers (one, two, first, second), distributives (each, every, either, neither), predeterminers (all, both, half, such), interrogatives (what, which, whose), hingga genitives (John's, Mary's).
Penguasaan determiner membantu menghasilkan kalimat yang lebih akurat, alami, dan sesuai dengan kaidah tata bahasa Inggris. Dengan memahami berbagai jenis determiner beserta aturan penggunaannya — termasuk kesesuaiannya dengan countable atau uncountable noun, singular atau plural noun, serta urutan yang benar dalam noun phrase — pelajar dapat menghindari kesalahan umum seperti penggunaan artikel yang tidak tepat, ketidaksesuaian antara determiner dan noun, serta kekeliruan dalam menyatakan jumlah atau kepemilikan.


0 Komentar