Islamologics



 Formulir Data Penulis Buku

Isi formulir ini bagi Anda yang ingin menerbitkan buku di Kami 

 Layanan Penerbitan ISBN Buku

Informasi mengenai biaya penerbitan ISBN resmi terdaftar di Perpusnas dan Internasional (mulai harga Rp300.000,-)

 Layanan Konversi Hasil Penelitian, PkM, Skripsi, Tesis, & Disertasi menjadi Buku

Informasi untuk Anda yang ingin mengkonversi karya ilmiah menjadi sebuah buku referensi/monograf ber-ISBN (mulai harga Rp500.000,-)

 Layanan Pengurusan HaKI Karya Ilmiah

Informasi untuk Anda yang ingin membuat HaKI di Kami (mulai harga Rp350.000,-)

 Layanan Indeksasi Google Play Books

Informasi untuk Anda yang ingin buku terbitannya terindeks di Google Books sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp100.000,-)

 Layanan Penambahan Sitasi Artikel di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel ilmiah (Jurnal, Buku, Skripsi, Tesis, & Disertasi dll), dan ingin ditambah sitasinya sehingga H-Index Google Scholar Anda naik (mulai harga Rp20.000,-)

 Layanan Indeksasi Artikel Bebas, Opini, Catatan Akademik di Google Scholar

Informasi untuk Anda yang memiliki artikel bebas, opini, catatan akademik/kuliah, Skripsi, Tesis, Disertasi dll, dan ingin terindeks Google Scholar secara otomatis (tidak manual) sehingga mudah di-sitasi dan dibaca secara global (mulai harga Rp50.000,-)

 Hubungi Kami: Klik Disini (Nindi)

Hubungi narahubung Kami untuk pembelian buku-buku terbitan Kami

1. Pengertian Adjective

Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk menjelaskan, menerangkan, atau memberikan informasi tambahan tentang noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti). Adjective membantu menjelaskan bagaimana sifat, bentuk, ukuran, warna, jumlah, asal, usia, atau kondisi dari seseorang, benda, tempat, atau konsep. Dalam tata bahasa Inggris, adjective didefinisikan sebagai a word that modifies or describes a noun or pronoun, artinya sebuah kata yang memodifikasi atau menjelaskan kata benda maupun kata ganti. Kata "modify" berarti memberikan informasi tambahan sehingga makna noun menjadi lebih spesifik.

Tanpa adjective, sebuah kalimat sering kali terdengar terlalu umum atau kurang informatif. Misalnya, kalimat "I have a car" hanya memberi tahu bahwa seseorang memiliki mobil, tetapi tidak menjelaskan mobil seperti apa. Jika ditambahkan adjective, kalimat menjadi jauh lebih informatif: "I have a new car", "I have a red car", "I have an expensive car." Setiap adjective memberikan informasi tambahan yang berbeda mengenai kata "car."

Penting dipahami bahwa adjective dalam bahasa Inggris tidak berubah bentuk meskipun noun yang dijelaskan berubah dari tunggal ke jamak atau berdasarkan jenis kelamin. Kata "small" tetap sama baik untuk "a small cat" maupun "two small cats." Ini berbeda dengan beberapa bahasa lain yang mengubah bentuk adjective berdasarkan jenis kelamin atau jumlah. Selain itu, satu adjective dapat digunakan untuk berbagai jenis noun, misalnya "beautiful flower", "beautiful girl", "beautiful city", dan "beautiful painting" — ini menunjukkan bahwa adjective bersifat fleksibel dan tidak terbatas pada satu jenis benda saja.

2. Fungsi Adjective

Fungsi utama adjective adalah memberikan informasi tambahan tentang noun atau pronoun. Informasi tersebut dapat berupa sifat, kualitas, ukuran, warna, bentuk, jumlah, usia, asal, bahan, kondisi, hingga tujuan suatu benda. Secara garis besar, adjective menjelaskan berbagai aspek:

Sifat atau karakter — seperti kind, honest, brave, generous, polite, digunakan untuk menggambarkan kepribadian seseorang, misalnya "She is kind" atau "He is honest."

Keadaan atau kondisi — seperti clean, dirty, broken, wet, empty, full, misalnya "The room is clean" atau "My phone is broken."

Ukuran — seperti big, small, huge, tiny, enormous, gigantic, misalnya "We live in a large house" atau "I have a tiny notebook."

Bentuk — seperti round, square, oval, flat, straight, curved, misalnya "The table is round" atau "I need a square box."

Warna — seperti red, blue, black, white, green, yellow, purple, misalnya "She wears a red dress" atau "The sky is blue."

Usia — seperti old, young, new, ancient, modern, fresh, misalnya "He bought an old house" atau "They have a new computer."

Asal atau kebangsaan — seperti Indonesian, Japanese, French, Italian, misalnya "I like Japanese food" atau "She bought an Italian bag."

Bahan — seperti wooden, plastic, metal, cotton, silk, leather, misalnya "This is a wooden chair" atau "I need a plastic bottle."

Jumlah — seperti many, few, several, enough, little, much, misalnya "There are many students" atau "I have enough money."

Emosi dan perasaan — seperti happy, sad, angry, excited, nervous, worried, misalnya "She is happy" atau "I feel nervous."

Fungsi terpenting adjective adalah membuat informasi menjadi lebih rinci dan mudah dipahami, serta membantu membedakan satu noun dari noun lain yang sejenis. Misalnya, "the red car" langsung memberitahu pendengar mobil mana yang dimaksud di antara beberapa mobil lainnya.

3. Posisi Adjective

Salah satu aspek terpenting dalam mempelajari adjective adalah memahami posisinya di dalam kalimat. Berbeda dengan bahasa Indonesia, di mana kata sifat sering diletakkan setelah kata benda (misalnya rumah besar, mobil merah), dalam bahasa Inggris adjective umumnya berada sebelum noun atau setelah linking verb.

A. Attributive Adjective adalah adjective yang langsung berada sebelum noun yang dijelaskannya, dengan pola: Adjective + Noun. Ini adalah posisi yang paling sering digunakan, misalnya "a beautiful flower", "a tall man", "an old house", "a red apple." Dalam kalimat: "She bought a new car" — adjective "new" berada sebelum noun "car."

B. Predicative Adjective adalah adjective yang berada setelah linking verb, bukan langsung sebelum noun, dengan pola: Subject + Linking Verb + Adjective. Linking verb yang umum digunakan antara lain: be (am, is, are, was, were), seem, become, look, feel, sound, smell, taste, appear, remain, stay, grow, dan turn. Contoh: "She is happy", "The soup tastes delicious", "The flowers smell wonderful", "He became famous", "You seem tired."

C. Object Complement — dalam beberapa kalimat, adjective muncul setelah objek untuk menjelaskan keadaan objek tersebut setelah suatu tindakan dilakukan. Pola: Subject + Verb + Object + Adjective. Contoh: "They painted the wall blue", "We found the test difficult", "The news made her happy", "The teacher kept the students busy."

D. Setelah Indefinite Pronouns — adjective yang menerangkan indefinite pronouns seperti something, anything, nothing, someone, everybody, nobody ditempatkan setelah pronoun tersebut, bukan sebelumnya. Contoh: "I need something cold", "She wants something special", "Is there anything wrong?", "Nothing serious happened."

E. Setelah Kata Pengukur — dalam beberapa ungkapan ukuran, adjective dapat muncul setelah ukuran atau angka. Contoh: "two meters long", "five feet tall", "ten kilometers wide", "The bridge is two hundred meters long."

Selain itu, beberapa adjective muncul setelah noun karena merupakan bagian dari frasa tetap (fixed expressions) yang berasal dari pengaruh bahasa Prancis, seperti "attorney general", "court martial", "heir apparent", dan "president elect."


4. Jenis-Jenis Adjective

Dalam tata bahasa Inggris, adjective dapat diklasifikasikan ke dalam beberapa jenis berdasarkan fungsi dan informasi yang diberikannya.

A. Descriptive Adjective (Kata Sifat Deskriptif) adalah adjective yang paling sering digunakan, berfungsi untuk menjelaskan sifat, kualitas, keadaan, bentuk, warna, ukuran, usia, atau karakteristik lain dari noun atau pronoun. Contoh: beautiful, tall, red, clean, round, happy, clever, kind. Kalimat: "She is beautiful", "They live in a big house", "The room is clean."

B. Quantitative Adjective (Kata Sifat Kuantitatif) menunjukkan jumlah atau kuantitas tanpa menyebutkan angka secara pasti. Biasanya digunakan untuk uncountable nouns. Contoh: much, little, enough, sufficient, ample. Kalimat: "I have enough money", "There is little water left."

C. Numeral Adjective (Kata Sifat Bilangan) menunjukkan jumlah, urutan, atau posisi. Terbagi menjadi: Cardinal (one, two, three) untuk jumlah pasti, Ordinal (first, second, third) untuk urutan, Multiplicative (single, double, triple) untuk kelipatan, dan Indefinite Numeral (several, many, few) untuk jumlah tidak pasti.

D. Demonstrative Adjective (Kata Sifat Penunjuk) menunjukkan noun tertentu: this (tunggal, dekat), that (tunggal, jauh), these (jamak, dekat), those (jamak, jauh). Kalimat: "This book is mine", "Those houses are expensive."

E. Possessive Adjective (Kata Sifat Kepemilikan) menunjukkan kepemilikan: my, your, his, her, its, our, their. Kalimat: "My father is a doctor", "Their house is huge."

F. Interrogative Adjective (Kata Sifat Tanya) digunakan dalam pertanyaan: what, which, whose. Kalimat: "Which car is yours?", "What color do you like?", "Whose phone is this?"

G. Distributive Adjective (Kata Sifat Distributif) menunjukkan anggota kelompok satu per satu: each, every, either, neither. Kalimat: "Every student passed", "Each child received a gift."

H. Proper Adjective (Kata Sifat Nama Diri) berasal dari proper noun dan selalu menggunakan huruf kapital: Indonesian, Japanese, French, Italian. Kalimat: "Indonesian food is delicious", "Japanese technology is advanced."

I. Compound Adjective (Kata Sifat Majemuk) terdiri dari dua kata atau lebih yang membentuk satu kesatuan, umumnya ditulis dengan tanda hubung: well-known, full-time, high-quality, good-looking, long-term, state-of-the-art. Kalimat: "He is a well-known actor", "They sell high-quality products."

J. Participial Adjective berasal dari bentuk present participle (-ing) atau past participle (-ed/-en). Contoh: interesting, exciting, boring (-ing) dan interested, excited, bored (-ed).

K. Emphasizing Adjective memberikan penekanan pada noun: complete, total, absolute, utter, perfect, pure. Kalimat: "It was a complete failure", "That was pure luck."

L. Exclamatory Adjective digunakan dalam kalimat seru: what, such. Kalimat: "What a beautiful day!", "Such a wonderful idea!"


5. Adjective Berdasarkan Makna

Selain dikelompokkan berdasarkan fungsi gramatikalnya, adjective juga dapat dikelompokkan berdasarkan makna atau informasi yang disampaikannya (semantic classification). Pengelompokan ini sangat penting karena membantu memilih adjective yang paling tepat dan memahami urutan adjective ketika beberapa adjective digunakan sekaligus.

Adjective berdasarkan makna mencakup: warna (red, blue, black, white, green, yellow, purple, orange, pink, brown); ukuran (big, small, huge, tiny, enormous, gigantic, miniature); bentuk (round, square, rectangular, triangular, oval, flat, curved, straight, cylindrical); usia (old, young, new, ancient, modern, elderly, recent, fresh); kualitas (good, bad, excellent, wonderful, outstanding, terrible, awful); kepribadian (kind, honest, generous, friendly, polite, brave, patient, humble, loyal); emosi (happy, excited, delighted, relaxed, proud, grateful, calm, sad, angry, worried, nervous, frightened, disappointed, lonely, bored, confused); kondisi (clean, dirty, broken, wet, dry, open, closed, empty, full, damaged, healthy, sick); asal (Indonesian, Japanese, Chinese, Korean, French, Italian, American, Australian, German); bahan (wooden, plastic, metal, steel, glass, cotton, silk, woolen, leather, golden); kecepatan (fast, slow, quick, rapid, swift); tingkat kesulitan (easy, difficult, simple, hard, complicated, challenging); suhu (hot, cold, warm, cool, freezing, boiling, chilly); cuaca (sunny, rainy, cloudy, windy, snowy, stormy, foggy, humid); bunyi (loud, quiet, noisy, silent, soft); penampilan fisik (tall, short, thin, fat, slim, handsome, beautiful, pretty, elegant, attractive); nilai atau kepentingan (important, valuable, useful, essential, necessary, vital, priceless); dan frekuensi (frequent, common, rare, unusual, occasional, regular, constant).


6. Urutan Adjective (Order of Adjectives)

Salah satu aturan penting dalam tata bahasa Inggris adalah Order of Adjectives. Aturan ini menjelaskan bagaimana menempatkan dua atau lebih adjective sebelum sebuah noun agar frasa terdengar alami bagi penutur asli. Walaupun secara tata bahasa beberapa urutan masih dapat dipahami, penutur asli hampir selalu mengikuti pola tertentu. Jika urutannya salah, kalimat mungkin tetap dimengerti, tetapi terdengar tidak alami atau janggal.

Urutan standar yang paling umum digunakan adalah:

Opinion → Size → Age → Shape → Color → Origin → Material → Purpose + Noun

Singkatan yang populer untuk mengingat urutan ini adalah OSASCOMP:

  • O = Opinion (beautiful, ugly, wonderful, lovely, terrible)
  • S = Size (big, small, huge, tiny, enormous)
  • A = Age (old, young, new, ancient, modern)
  • S = Shape (round, square, long, flat, oval)
  • C = Color (red, blue, black, white, green)
  • O = Origin (Indonesian, French, Japanese, Italian)
  • M = Material (wooden, metal, plastic, silk, leather)
  • P = Purpose (cooking, sleeping, running, dining)

Opinion selalu berada paling depan karena menunjukkan penilaian atau opini pembicara. Size mengikutinya, lalu Age, kemudian Shape, Color, Origin, Material, dan terakhir Purpose sebelum noun. Contoh paling lengkap: "a beautiful little old round brown Italian wooden coffee table" — setiap adjective mengikuti urutannya.

Contoh yang lebih alami dalam pemakaian sehari-hari: "a beautiful old house", "a small black cat", "an expensive Italian sports car", "a large wooden table." Dalam praktiknya, biasanya hanya 1–3 adjective digunakan dalam satu frasa agar kalimat tetap alami.

Kesalahan umum yang perlu dihindari: menaruh warna sebelum ukuran (❌ a red big house → ✔ a big red house), menaruh bahan sebelum asal (❌ a wooden Japanese chair → ✔ a Japanese wooden chair), dan menaruh opinion di belakang warna (❌ a blue beautiful dress → ✔ a beautiful blue dress).


7. Comparative Adjective

Comparative adjective adalah bentuk adjective yang digunakan untuk membandingkan dua orang, benda, tempat, atau keadaan. Bentuk ini menunjukkan bahwa salah satu memiliki tingkat sifat yang lebih tinggi atau lebih rendah dibandingkan yang lain. Rumus dasar: Subject + Verb + Comparative Adjective + than + Object, atau untuk adjective panjang: Subject + Verb + more + Adjective + than + Object.

Cara membentuk comparative bergantung pada jenis adjective:

Adjective satu suku kata — tambahkan -er: tall → taller, short → shorter, fast → faster, high → higher.

Aturan ejaan khusus:

  • Adjective berakhiran huruf "e" — tambahkan -r saja: large → larger, nice → nicer, brave → braver.
  • Adjective berpola konsonan–vokal–konsonan (CVC) — gandakan huruf konsonan terakhir lalu tambahkan -er: big → bigger, hot → hotter, thin → thinner, fat → fatter.
  • Adjective berakhiran konsonan + y — ubah y menjadi i lalu tambahkan -er: happy → happier, easy → easier, busy → busier, pretty → prettier.

Adjective dua suku kata — beberapa menggunakan -er (happy → happier, narrow → narrower, quiet → quieter), sementara lainnya menggunakan "more" (careful → more careful, useful → more useful, modern → more modern, famous → more famous).

Adjective tiga suku kata atau lebih — selalu menggunakan more: beautiful → more beautiful, intelligent → more intelligent, expensive → more expensive, comfortable → more comfortable.

Comparative juga dapat diperkuat dengan kata-kata seperti much, far, a lot, considerably, significantly (much better, far more expensive, a lot cheaper), atau diperlemah dengan slightly, a little (slightly larger, a little better). Selain itu, comparative digunakan dalam pola comparative + and + comparative untuk menunjukkan perubahan bertahap ("It is getting colder and colder"), serta pola the + comparative, the + comparative untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat ("The harder you study, the better your grades").

Kesalahan yang harus dihindari: double comparative (❌ more taller → ✔ taller), menggunakan "more" pada adjective pendek (❌ more big → ✔ bigger), menggunakan "-er" pada adjective panjang (❌ beautifuller → ✔ more beautiful), dan salah menggunakan preposisi (❌ bigger from → ✔ bigger than).


8. Superlative Adjective

Superlative adjective digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang, benda, tempat, atau keadaan memiliki tingkat sifat yang paling tinggi atau paling rendah dalam suatu kelompok yang terdiri dari tiga atau lebih anggota. Perbedaan mendasar: comparative untuk dua hal, superlative untuk tiga atau lebih. Superlative hampir selalu didahului oleh the karena menunjuk pada satu anggota yang paling menonjol dalam suatu kelompok.

Rumus dasar: Subject + Verb + the + adjective-est + noun (untuk adjective pendek), atau Subject + Verb + the + most + adjective (untuk adjective panjang).

Pembentukan superlative mengikuti pola yang sama dengan comparative, hanya menggunakan akhiran -est dan the most sebagai pengganti -er dan more:

  • Satu suku kata: tall → tallest, fast → fastest, small → smallest.
  • Berakhiran "e": large → largest, nice → nicest, brave → bravest.
  • Pola CVC: big → biggest, hot → hottest, thin → thinnest.
  • Berakhiran konsonan + y: happy → happiest, easy → easiest, busy → busiest.
  • Tiga suku kata atau lebih: beautiful → most beautiful, intelligent → most intelligent, comfortable → most comfortable.

Superlative sering diikuti preposisi yang menunjukkan kelompok pembanding: in (untuk wilayah, tempat, atau organisasi: "She is the smartest student in the class") dan of (ketika membandingkan anggota kelompok yang disebutkan: "Ali is the tallest of the three brothers"). Superlative juga digunakan dalam pola one of the + superlative + plural noun: "Jakarta is one of the largest cities in Indonesia."

Kesalahan yang harus dihindari: double superlative (❌ the most tallest → ✔ the tallest), menggunakan -est pada adjective panjang (❌ beautifullest → ✔ the most beautiful), lupa menggunakan "the" (❌ He is tallest student → ✔ He is the tallest student), dan salah bentuk irregular (❌ the goodest → ✔ the best).


9. Irregular Adjective

Irregular adjective adalah adjective yang tidak mengikuti aturan umum dalam pembentukan comparative dan superlative. Bentuk-bentuknya berubah sepenuhnya sehingga tidak dapat dibentuk hanya dengan menambahkan -er/-est atau more/most. Bentuk-bentuk ini harus dihafalkan, bukan dibentuk berdasarkan aturan ejaan biasa. Sebagian besar irregular adjective merupakan kata-kata yang sangat tua dan sangat sering digunakan dalam bahasa Inggris.

Daftar irregular adjective yang paling umum:

PositiveComparativeSuperlativeArti
goodbetterbestbaik
badworseworstburuk
farfarther/furtherfarthest/furthestjauh
littlelessleastsedikit
much/manymoremostbanyak
oldolder/elderoldest/eldesttua
nearnearernearestdekat
latelaterlatest/lastterlambat/baru/terakhir

Beberapa catatan penting: kata farther biasanya digunakan untuk jarak fisik ("My house is farther from school"), sedangkan further sering digunakan untuk makna abstrak seperti diskusi atau penelitian ("We need further discussion"). Kata elder digunakan khusus untuk hubungan keluarga ("my elder brother"), sementara older digunakan secara umum. Kata eldest digunakan untuk hubungan keluarga ("She is my eldest daughter"), sementara oldest digunakan secara umum. Kata latest berarti "paling baru/mutakhir" ("This is the latest version"), sementara last berarti "yang terakhir dalam urutan" ("This is the last chapter").

Kesalahan yang harus dihindari: ❌ gooder → ✔ better; ❌ badder → ✔ worse; ❌ mucher → ✔ more; ❌ manyer → ✔ more; ❌ littleer → ✔ less; ❌ more better → ✔ better; ❌ most best → ✔ best.


10. Adjective Berakhiran -ed dan -ing

Salah satu materi adjective yang paling sering membingungkan adalah adjective berakhiran -ed dan -ing (participial adjectives). Kedua bentuk ini berasal dari verb, tetapi ketika digunakan sebagai adjective, keduanya memiliki fungsi dan makna yang sangat berbeda.

Adjective -ed menjelaskan orang atau makhluk yang mengalami suatu perasaan atau keadaan (receiver of feeling). Artinya menjelaskan bagaimana perasaan seseorang. Contoh: interested (merasa tertarik), bored (merasa bosan), excited (merasa bersemangat), tired (merasa lelah), surprised (merasa terkejut), confused (merasa bingung), worried (merasa khawatir), frightened (merasa takut), disappointed (merasa kecewa), amazed (merasa kagum).

Adjective -ing menjelaskan orang, benda, tempat, situasi, atau peristiwa yang menyebabkan perasaan tersebut (cause of feeling). Artinya menjelaskan sifat atau dampak sesuatu terhadap orang lain. Contoh: interesting (menarik), boring (membosankan), exciting (mengasyikkan), tiring (melelahkan), surprising (mengejutkan), confusing (membingungkan), worrying (mengkhawatirkan), frightening (menakutkan), disappointing (mengecewakan), amazing (menakjubkan).

Cara mudah mengingat perbedaannya: -ed = feeling (orang merasakan sesuatu), -ing = causing (sesuatu menyebabkan perasaan). Ilustrasi sederhana: sebuah film yang sangat menarik → "The movie is interesting" (film = penyebab perasaan) → "I am interested in the movie" (saya = yang merasakan ketertarikan).

Pasangan yang paling sering digunakan: interested–interesting, bored–boring, excited–exciting, tired–tiring, surprised–surprising, amazed–amazing, confused–confusing, frightened–frightening, disappointed–disappointing, worried–worrying.

Penting dicatat bahwa dalam konteks tertentu, orang juga dapat dijelaskan dengan adjective -ing untuk menggambarkan sifat atau dampaknya terhadap orang lain: "She is an interesting person" (dia adalah orang yang menarik bagi orang lain) atau "He is a boring speaker" (dia adalah pembicara yang membosankan).

Kesalahan yang harus dihindari: ❌ I am interesting (jika maksudnya saya merasa tertarik) → ✔ I am interested; ❌ The movie is interested → ✔ The movie is interesting; ❌ She is boring (jika maksudnya dia merasa bosan) → ✔ She is bored.


11. Adjective yang Berfungsi sebagai Noun (Nominal Adjectives)

Dalam bahasa Inggris, terdapat beberapa adjective yang dapat berfungsi sebagai noun dalam konteks tertentu. Penggunaan ini dikenal sebagai Nominal Adjectives atau Substantive Adjectives. Meskipun bentuk katanya tetap berupa adjective, fungsinya berubah menjadi noun karena mewakili sekelompok orang, golongan tertentu, konsep abstrak, atau kategori khusus.

Pola yang paling umum adalah the + adjective, misalnya: the rich (orang-orang kaya), the poor (orang-orang miskin), the young (kaum muda), the old (orang-orang tua), the blind (tunanetra), the deaf (tunarungu), the elderly (lansia), the disabled (penyandang disabilitas), the homeless (tunawisma), the unemployed (pengangguran), the sick (orang sakit).

Nominal adjectives memiliki beberapa karakteristik penting. Pertama, selalu didahului "the" — tanpa "the", maknanya berubah. Kedua, bermakna jamak — walaupun tidak memakai akhiran -s, nominal adjectives diperlakukan sebagai plural noun, sehingga menggunakan plural verb: "The rich are powerful", "The poor need help", "The elderly have special needs." Ketiga, tidak menggunakan akhiran -s — tidak ada bentuk ❌ the richs atau ❌ the poors.

Beberapa adjective kebangsaan juga dapat digunakan sebagai nominal adjectives, seperti the British, the French, the Chinese, the Dutch, the English. Selain kelompok orang, beberapa adjective dapat merujuk pada konsep abstrak: the unknown (hal yang tidak diketahui), the impossible (hal yang tidak mungkin), the supernatural (hal gaib), the unexpected (hal yang tak terduga). Dalam sastra dan gaya bahasa, nominal adjective sering digunakan: "Only the brave survive", "Fortune favors the bold."


12. Penggunaan Adjective dalam Kalimat

Adjective dapat digunakan dalam berbagai pola kalimat. Selain posisi attributive (sebelum noun) dan predicative (setelah linking verb) yang telah dijelaskan, adjective juga muncul dalam berbagai struktur lain:

Setelah kata kerja persepsi — look, feel, smell, taste, sound: "You look tired", "The soup tastes delicious", "The flowers smell wonderful", "That sounds great."

Setelah kata kerja make, keep, leave, find — diikuti objek lalu adjective: "The movie made me sad", "Keep the room clean", "Leave the window open", "I found the book useful."

Dalam kalimat dengan infinitive — pola Subject + be + Adjective + to + Verb: "English is easy to learn", "This book is difficult to understand", "The problem is impossible to solve."

Dengan gerund — adjective diikuti preposisi lalu gerund: "He is good at swimming", "She is interested in learning English", "I am afraid of flying."

Dalam kalimat eksistensial — "There is a beautiful garden near my house", "There are many interesting books in the library."

Dalam kalimat seru — "What a beautiful day!", "What an amazing story!", "Such a wonderful idea!"

Dengan intensifier — adjective dapat diperkuat menggunakan very, quite, rather, extremely, highly, incredibly, remarkably, fairly: "She is very kind", "The test was extremely difficult", "The view is incredibly beautiful."

Dalam klausa relatif — "I met a man who was very kind", "She bought a house that was quite old", "We visited a village that was extremely peaceful."

Dalam frasa idiomatik — "safe and sound", "alive and well", "black and blue", "loud and clear": "After the accident, he arrived home safe and sound."


13. Kesalahan Umum dalam Penggunaan Adjective

Banyak kesalahan terjadi karena pengaruh bahasa ibu, kekeliruan dalam memahami fungsi adjective, atau kesulitan membedakan adjective dengan kelas kata lain seperti adverb, noun, dan verb. Berikut adalah kesalahan-kesalahan yang paling umum:

Menggunakan adjective setelah action verb — Action verb membutuhkan adverb, bukan adjective. ❌ "She sings beautiful" → ✔ "She sings beautifully." ❌ "He speaks fluent" → ✔ "He speaks fluently." Sebaliknya, setelah linking verb harus digunakan adjective, bukan adverb. ❌ "She is beautifully" → ✔ "She is beautiful."

Double comparative dan double superlative — ❌ more taller → ✔ taller; ❌ the most fastest → ✔ the fastest. Adjective pendek hanya menggunakan -er, bukan more + -er.

Salah memilih -ed dan -ing — ❌ "I am interesting" (jika maksudnya merasa tertarik) → ✔ "I am interested"; ❌ "The movie is interested" → ✔ "The movie is interesting."

Salah menempatkan adjective — Terpengaruh bahasa Indonesia: ❌ "car red" → ✔ "red car"; ❌ "house big" → ✔ "big house."

Salah urutan adjective — ❌ "a wooden old beautiful house" → ✔ "a beautiful old wooden house."

Salah setelah indefinite pronoun — ❌ "interesting something" → ✔ "something interesting."

Salah menggunakan nominal adjective — ❌ "the richs" → ✔ "the rich"; ❌ "The poor is hungry" → ✔ "The poor are hungry."

Salah bentuk irregular — ❌ gooder → ✔ better; ❌ badder → ✔ worse; ❌ mucher → ✔ more.

Salah kolokasi — ❌ "strong rain" → ✔ "heavy rain." Kolokasi penting lainnya: heavy traffic, strong coffee, fast food, high temperature, deep sleep.

Salah menggunakan enough — "enough" setelah adjective: ✔ "tall enough", ✔ "old enough." "enough" sebelum noun: ✔ "enough money", ✔ "enough food."

Salah menggunakan adjective dengan preposisi — ❌ "interested on" → ✔ "interested in"; ❌ "good in math" → ✔ "good at math"; ❌ "afraid from" → ✔ "afraid of."


14. Contoh Adjective yang Sering Digunakan

Menguasai adjective yang sering digunakan merupakan langkah penting dalam meningkatkan kemampuan berbicara dan menulis bahasa Inggris. Berikut rangkuman adjective yang paling umum berdasarkan kategorinya:

Penampilan fisik — tinggi badan: tall, short; berat badan: thin, slim, skinny, fat, overweight, muscular, athletic, fit; wajah: beautiful, handsome, pretty, attractive, cute, lovely, elegant, charming, gorgeous.

Kepribadian positif — kind, honest, polite, friendly, generous, patient, brave, cheerful, humble, loyal, reliable, diligent, hardworking, creative, intelligent, wise, confident, optimistic, helpful, responsible.

Kepribadian negatif — lazy, selfish, rude, dishonest, arrogant, impatient, careless, stubborn, greedy, jealous, pessimistic, cruel, immature.

Emosi positif — happy, excited, delighted, pleased, proud, relaxed, grateful, calm, satisfied, hopeful.

Emosi negatif — sad, angry, upset, worried, nervous, frightened, disappointed, lonely, tired, bored, confused, embarrassed, stressed, shocked, miserable.

Kualitas — good, excellent, perfect, wonderful, fantastic, amazing, outstanding, bad, terrible, awful, poor.

Kondisi — clean, dirty, broken, wet, dry, empty, full, open, closed, healthy, sick, damaged, safe, dangerous.

Harga — cheap, expensive, affordable, valuable, priceless, economical.

Kepentingan — important, essential, necessary, vital, crucial, significant, meaningful.

Adjective untuk kehidupan sehari-hari yang paling sering dipakai: beautiful/handsome, smart/intelligent/clever, kind/honest/brave, tall/short, big/small, old/new/young, happy/sad/angry, busy/lazy, rich/poor, clean/dirty, easy/difficult, expensive/cheap, interesting/boring, delicious/terrible, safe/dangerous, famous/unknown, friendly/polite.

Mengelompokkan adjective berdasarkan maknanya akan memudahkan proses belajar, memperkaya kosakata, dan membantu memilih kata sifat yang paling sesuai dalam berbagai situasi komunikasi. Untuk menguasainya dengan baik, disarankan tidak hanya menghafal arti setiap adjective, tetapi juga mempelajari contoh kalimatnya, kolokasi yang umum, bentuk comparative dan superlative-nya, serta konteks penggunaannya dalam percakapan dan tulisan sehari-hari.


15. Ringkasan

Adjective merupakan salah satu parts of speech yang sangat penting dalam bahasa Inggris. Adjective berfungsi menjelaskan noun atau pronoun, dapat berada sebelum noun (attributive) atau setelah linking verb (predicative), dan mencakup berbagai jenis mulai dari descriptive, quantitative, numeral, demonstrative, possessive, interrogative, distributive, proper, compound, hingga participial adjective. Urutan adjective mengikuti pola OSASCOMP (Opinion → Size → Age → Shape → Color → Origin → Material → Purpose). Adjective memiliki tiga degrees of comparison: positive, comparative, dan superlative — termasuk beberapa bentuk irregular seperti good → better → best dan bad → worse → worst. Perhatikan perbedaan adjective berakhiran -ed (menunjukkan perasaan) dan -ing (menunjukkan penyebab perasaan). Hindari kesalahan umum seperti penggunaan ganda pada bentuk perbandingan, kekeliruan antara adjective dan adverb, serta kekeliruan posisi adjective dalam kalimat. Dengan memahami seluruh aspek adjective ini, kemampuan berbahasa Inggris akan menjadi jauh lebih akurat, natural, dan ekspresif.